Kemarau Panjang, Camat Lembak Bersama Warga Gelar Shalat Istisqa Minta Hujan.
MUARAENIM, ViralBlide.com - Aparatur pemerintahan Sekecamatan Lembak bersama pemuka agama dan masyarakat setempat menggelar Shalat Istisqa' dan memanjatkan doa kepada Allah SWT agar diturunkan air hujan di musim kemarau ini.
Shalat sunnah muakkadah tersebut dipusatkan di Masjid Ar Rahman Desa Lembak Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, Jum'at pagi (18/9/2026).
Selain Camat Lembak Didi Haryanto S.Kom, kegiatan relijius itu juga dihadiri Kepala Desa Lembak Jasmadi SH, Kapolsek Lembak dan Personel, Babinsa Koramil 404-01/Gelumbang, Aparatur Pemerintahan Kecamatan Lembak, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama serta Masyarakat Desa Lembak
dan sekitarnya.
Dalam Pelaksanaan shalat Istisqa' Camat Lembak Didi Haryanto S.Kom, mengajak para jemaah untuk memperbanyak istighfar, memohon ampunan kepada Allah SWT, serta berdoa agar diberikan hujan yang cukup, bermanfaat, dan membawa keberkahan bagi masyarakat.
Didi Haryanto berharap dengan kehadiran puluhan jemaah shalat Istisqa' ini dapat membawa harapan besar agar kekeringan yang melanda wilayah Kecamatan Lembak dapat segera berakhir, dengan Ridho Allah SWT diturunkan hujan.
“Diharapkan dari puluhan tangan yang menengadah berdoa Kepada Allah SWT hari inj, dapat dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa, untuk memberi rahmat berupa turunnya hujan,” ungkap Didi Haryanto.
Disela kegiatan tersebut Camat Lembak Didi Haryanto juga mensosialisasikan penanggulangan bencana Karhutla, menghimbau serta mengingatkan kepada warga, jangan sekali-sekali membuka lahan dengan cara membakar. Hindari juga hal-hal lain yang bisa memicu terjadinya kebakaran, baik itu karena faktor kelalaian maupun penyebab lainnya. Mari bersama-sama kita menjaga lingkungan wilayah Kecamatan Lembak tetap aman dan kondusif,” tegas Didi Haryanto.
Kegiatan shalat Istisqa’ tersebut berlangsung tertib dan lancar, berkat terjalinnya silaturahmi dan sinergitas yang baik antara unsur Pemerintah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.(*)

